Dia juga sudah berusaha lebih baik koq... Semoga saja beneran menyesal...dan semoga saja betul-betul instropeksi diri dan gak ulangi lagi. Walau dalam hatiku sendiri masih malas saja. Dongkol saja sudah berbagi alasan bahagia dengan dia tapi dikecewakan. Di kasih amanah malah dinjak-injak. Hati orang siapa yang tahu, entah kamuflase lagi dan lagi atau sudah nyatanya begitu. Cuman dia dan penciptanya yang tahu. Moga yang terbaik saja untuk hubungan yang tidam jelas statusnya ini. Suami istri tak saling sayang, atau komitmen untuk memperbaiki, entah apalah namanya.
marlina
Sabtu, 08 Oktober 2016
Pertarungan melawan diri sendiri
Hi.. All... Akhirnya sesi bertemu psikolog alias terapis berakhir setelah tiga kali pertemuan, gak ngaruh yach kurasa... Lebih enakan di handle sendiri. Biarpun kadang ngeyel-ngeyel. Seperti semalam, meledak lagi, cengeng lagi. Mau diapakan lagi, ini bagian kisah hidup yang jalannya cuman ada majuuuuu... Bisa mundur....
Jumat, 19 Agustus 2016
Menyerahkan semua pada kehendak Allah dan Profesional
Akhirnya setelah bergumul dengan pikiran, saya menyerah dan meminta bantuan profesional. Psikolog... Saya memilih mencoba berbagi dengan psikolog... Disana saya konsultasi... Masih ditemani suami... Yach... Setelah perpisahan di bulan juli.. Kami kembali rujuk.. Dan sekarang saya coba berbagi dengan psikolog... Di Psikolog itu saya curahkan semua yg ada dalam pikiran dan hati. Psikolog mencoba menenangkan dengan kata2... Dan melakukan sesi hipnoterapi... Dan apa yang kurasakan? Setelah terapi jadinya ngantuk banget... Yach berharap semua yang dijalani ini memberikan hikmah... Amin...
Minggu, 31 Juli 2016
Hard Day
Hi... Pembaca... Long time no see yach... Iyya gi sibuk banget hadapi pergumulan hati...
Akhirnya blog ini akan bahas semua-semua apapun yg terjadi dalam hidup aku... And then ... Setelah 2 bulan berjuang keras mempertahankan pernikahan... Akhirnya saya harus menyerah sodara2, ternyata.. Ternyata.. Misua sudah tidak berminat untuk melanjutkan hubungan pernikahan ini. Lalu nasib Iq bagaimana... Itulah teman... Saya juga bingung nich... Papanya tidak ingin bertanggung jawab untuk merawat Iq dan hanya ingin menafkahi secara materi saja. Bagaimana dengan Iq ku... Maafkan mama Iq.. Kamu gak salah... Kami yang salah.. Menjadikan emosi kami sebagai landasan pengambilan keputusan.
Mungkin ada teman yang bisa ngasih advice...???
Akhirnya blog ini akan bahas semua-semua apapun yg terjadi dalam hidup aku... And then ... Setelah 2 bulan berjuang keras mempertahankan pernikahan... Akhirnya saya harus menyerah sodara2, ternyata.. Ternyata.. Misua sudah tidak berminat untuk melanjutkan hubungan pernikahan ini. Lalu nasib Iq bagaimana... Itulah teman... Saya juga bingung nich... Papanya tidak ingin bertanggung jawab untuk merawat Iq dan hanya ingin menafkahi secara materi saja. Bagaimana dengan Iq ku... Maafkan mama Iq.. Kamu gak salah... Kami yang salah.. Menjadikan emosi kami sebagai landasan pengambilan keputusan.
Mungkin ada teman yang bisa ngasih advice...???
Rabu, 13 Januari 2016
Pengalaman Urus Sim C Baru (part 1)
Kalau dibilang urus sim, ini kali ketiga mamanya iq urus sim C... Yang pertama dan kedua sim nya di gondol maling bareng dompetnya (sambil doakan malingx selamat dunia akhirat... Selamat akhiratnya sekarang saja).. Kedua sim C itu bikinx pake jalur tol... Sox waktu itu pake pass nya bundax iq.
Semua sim yang hilang itu dibikinnya di kantor polisi sekitaran jalan Ahmad yani Makassar (lupa apa namanya.... Donk... Donkkk). Sim yang ketiga ini juga rencana mau dibikin disitu juga. Jam 09.00 wita mama, bunda dan iq sudah start dari rumah trus singgah dulu di pasar terong sox bundanya Iq mau liat ayam Tapi tidak ketemu harga yang cocok (gak nyambung yach...? Ok lah di skip aza..). Kami sampai di kantor polisi itu gak liat jam lagi yang jelasnya udah lumayan Panaslah... Parkir motornya bunda dibelakang KAntor itu. Kita turun dari motor trus sebelum masuk gerbang itu dsebelah kanannya ada ruangan yang tulisannya TEMPAT CEK KESEHATAN. Terus kita masuk gerbang (pintu) yang disebelah kirinya ada pos penjaga yang isinya om polisi yang lagi sibuk maen hp dan bercandaan sama temannya. Nach disamping pos polisi itu (soalnya itu temoat berteduh ter adem untuk panasnya kota makassar disekitaran situ) bundanya Iq telepon temannya supaya bisa jadi petugas tol lagi.
Tapi sepertinya Tuhan berkehendak lain... , eh gak diangkat... Pikirku, daripada datang kosong mending ikut arus aja. Jadilah ikut arus jalur pembuatan sim yang normal (semestinya).
Yang musti disediakan itu fotokopi KTP dan surat keterangan dokter. Karena belum fotokopi KTP jadinya fotokopi KTP dulu di dekat pintu masuk area pengurusan sim Kena biaya Rp. 1000,- untuk dua lembar. Kalau untuk ambil Surat Keterangan Dokter (apa Sehat yach?? ) lokasinya di yang ada tulisan TEMPAT CEK KESEHATAN. Mamanya Iq masuk kesitu, duduk sebentar terus nama mamanya iq di panggil. Kakaknya yang disitu kasih liat angka yang macam-macam warna (kyaknya untuk test buta warna atau nggak), abis itu bayar Rp. 25.000,-.
Setelah dua benda itu siap.. Lanjut dech ambil formulir Setelah Memperlihatkan dua kelengkapan tadi. Lokasinya itu didepan tempat fotokopi, dilayani sama bu polwan yang ramah.. Formulirnya itu warnanya biru.. Terus diisi sama keterangan nama Dll. Formulir sudah terisi terus di registrasi di buku yang lumayan tebel. Selanjutnya masuk kerruangan di belakang bu polwan. Masuk pintunya di sebelah kiri ada mesin nomor antrian dan mama Iq dapat nomor antrian 116 sodara2.. He.. He.. He....Duduk manis menunggu nomor dipanggil, sekitar 5 menit sudah pindah duduk di depan kakak polwan yang cakep. Pastikan nama cocok sama di KTP terus dikasih nomor registrasi. Kakak polwannya bilang.. Langsung masuk ke dalam yach... Nomor antriannya sama denga yang tadi.
Ada nomor registrasi, terus masuk pintu lagi di belakangnya kakak polwan yang cakep. Disana kita antri untuk foto, ternyata baru nomor 82 sodara-sodara. Duduk manis.. Liat buku yang disarankan sama bu polwan yang disitu disuruh baca, akhirnya mamanya Iq baca Sambil nunggu antrian foto. Pas di nomor antrian 92 listriknya padam.. Tapi sebagian doank. Jadilah nomor antrian sudah gak di panggil. Jadi nama aja yang disebut. Namanya mamaya Iq disebut.. Disuruh liat ke kamera.. Ceklik... Pasang muka paling caem. Ok. Ada alat semacam scanner disitu... Pasang 4 jari kanan.. Pasang 4 jari kiri... Pasang 2 jempol kanan kiri... Pasang jempol kanan. tangannya jangan kaku mbak (daeng to mas... Makassar jie kowdong) kata petugasnya yang gayanya keren.
Sudah foto, formulirnya dibawa ke loket test teori. Mamanya Iq nanya, "boleh langsung bu? " soalnya situasinya tidak rame... Petugasnya bilang "dah jam istirahat dek". Iya memang Jam 12.00 petugasnya istirahat. Mamanya iq juga istirahat, keluar dari ruangan. Ketemu Iq sama bunda yang lagi makan batagor. Mamanya Iq coba batagornya dan kasih nilai 6. Makassar tambah panas.
Sehabis makan batagor dan minum p*p I*e, mamanya Iq masuk kembali ke ruangan antrian yang di dalam (setelah menunggu orang yang masuk pake kartu pass... Heran juga pintu umum koq pake kartu pass yach supaya bisa kebuka?? ). Duduk manis sambil baca buku. Namanya mamanya Iq dipanggil dipersilahkan masuk ke ruang teori. Mamanya Iq PD karena sudah baca buku. Duduk di komputer paling depan. Masukkan nomor registrasi ke komputer. Muncul biodata dan foto caem mamanya Iq. Terus muncul petunjuk pengerjaan soal. Katanya soal surveynya sebanyak 10 soal, ikut testnya, liat soal testnya langsung bingung, koq pertanyaannya tentang motor gandeng (gak rencana pake motor gandeng koq itu yg ditanya yach???) soal testnya 30 soal. Semua dijawab mamanya Iq. Dalam waktu 10 menit. Dan hasilnya......
Mamanya Iq TIDAK LULUS sodara-sodara.
Akh... Kurang satu yang harusnya benar.
Kasih formulir ke bu polwan, dikasi kertas kecil, isinya silahkan datang kembali tanggal 20 Jan 2016...
Tunggu kelanjutan ceritanya yach...
Semoga stay tune di jalur halal yang ini yach (godaan beraaatttt sodara)...
Senin, 11 Januari 2016
menyapih iq
sudah sangat terlambat yach untuk ceritanya... Tapi rasanya gak lengkap yach kalau tidak cerita tentang masa-masa iq menyapih sox menurut aku itu fase terpenting dalam hidup iq... Dari bayi menjadi anak-anak.
Iq disapih pas usianya 22 bulan (24 Bulan Hijriah) masehi. Umur iq sekarang sudah 27 bulan. Tetapi sebelumnya sudah belajar disapih saat malam Saat umurnya tepat satu tahun. Masa penyapihan (cocok gak sih katanya?) total itu dihari pertamanya Iq nangis dan aku ngomong ke dia kalau mau tidur dipeluk aja yach sayang karena nennennya sakit... besoknya kalau iq mengantuk Maunya dipeluk saja dan kalau ditawari nenen pasti selalu bilang "sakit nennen". Gak nyangka juga ternyata proses penyapihan iq gak drama-drama banget. Padahal dulu sempat khawatir banget. Masalah payudara bengkak itu gak aku alami.. Mungkin karena berhenti menyusuinya bertahap yach...
Ini tampilan iq sekarang
Waktu tanggal 07 Januari kemarin sempat nimbang beratnya cuman 11,7 kg padahal dah rajin makan loh... Berat normal idealx 12 kilo lebih... Ada ide gak spy beratnya iq bisa normal?
Udah dulu yach.. Gmn dengan ceritamu teman?
Selasa, 28 Juli 2015
Iq sakit kulit
Ini nich mukax Iq sekarang...
Liat..kan..kan..
Itu...itu...itu.. Yang dekat bibir sebelah kiri
Kalau Iq kyak gak ngerasain apa-apa... Papanya yang panik.... More...more...
Btw besok dech periksanya di dokter (puskesmas... Maksudx)...
Liat..kan..kan..
Itu...itu...itu.. Yang dekat bibir sebelah kiri
Kalau Iq kyak gak ngerasain apa-apa... Papanya yang panik.... More...more...
Btw besok dech periksanya di dokter (puskesmas... Maksudx)...
Senin, 27 Juli 2015
Iq ke rumah Puput dan Ila
Kemarin Iq lagi liburan ke rumahnya kakak Puput dan kakak Ila... Seneng banget, di sana Iq, mama, papa dan bunda makan kepiting. Eeeeennnnaakkkk...
Iq curi kesempatan... Sayang-sayangan sama Puput dan Ila....
Gi sayang kakak Ila... Foto yang dibawah juga
Kalau foto ini lagi sayang kakak puput....
Mukanya kakak Ila gak jelas kelihatannya tapi liat deh mukanya kakak Puput... Asem-asem gimana gitu...
Hi...hi..hi.. Kakak Puput emang pemalu...
Ok dech kakak Puput n Kakak Ila... nanti Iq maen ksana lagi yach...
Langganan:
Komentar (Atom)




